15 Juni 2026
Pemadaman bergilir Sumut akibat 12 tower PLN rusak karena cuaca ekstrem di beberapa wilayah Sumatera Utara.

MEDAN – Pemadaman Bergilir Sumut terjadi di sejumlah daerah setelah 12 tower transmisi listrik mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara. PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pasokan listrik yang masih berlangsung di beberapa wilayah.

Kerusakan infrastruktur kelistrikan tersebut dipicu hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis malam (4/6/2026). Akibatnya, sejumlah tower transmisi pada jalur SUTET 275 kV mengalami roboh dan kerusakan yang berdampak pada sistem distribusi listrik di Sumatera Utara.

Penyebab Pemadaman Bergilir Sumut

PLN menjelaskan bahwa gangguan pasokan listrik terjadi setelah beberapa tower transmisi mengalami kerusakan serius. Tower yang terdampak berada pada jalur transmisi strategis yang memasok kebutuhan listrik ke sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi PLN, kerusakan meliputi beberapa tower yang roboh serta tower lainnya mengalami kondisi bengkok akibat terpaan cuaca ekstrem. Kondisi tersebut memaksa PLN melakukan pengaturan beban listrik sementara untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

Wilayah Terdampak Pemadaman Bergilir Sumut

Akibat kerusakan jaringan transmisi tersebut, sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami pemadaman listrik secara bergilir.

Beberapa daerah yang terdampak antara lain:

  • Kota Medan
  • Kabupaten Deli Serdang
  • Kabupaten Langkat
  • Kabupaten Serdang Bedagai
  • Sejumlah wilayah lain yang terhubung dalam sistem kelistrikan terdampak

PLN menerapkan pola pemadaman bergilir guna menjaga keseimbangan pasokan listrik selama proses perbaikan berlangsung.

PLN Bangun Tower Darurat

Untuk mempercepat pemulihan sistem, PLN saat ini melakukan pembangunan tower darurat atau emergency tower pada lokasi yang mengalami kerusakan.

Langkah tersebut dilakukan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal dan masyarakat tidak terus mengalami gangguan berkepanjangan.

PLN juga mengerahkan personel teknis dan peralatan tambahan guna mempercepat proses perbaikan jaringan transmisi yang rusak akibat cuaca buruk.

Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Petir di Medan

Cuaca Ekstrem Rusak Jaringan Listrik

Menurut PLN, pemadaman bergilir dilakukan selama beberapa jam dalam setiap periode.

Durasi pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar 3 hingga 4 jam dan dapat terjadi satu hingga dua kali dalam sehari, tergantung kondisi sistem kelistrikan yang sedang dipulihkan.

Masyarakat diimbau untuk melakukan antisipasi dengan mengisi daya perangkat elektronik penting serta menghemat penggunaan listrik saat pasokan kembali normal.

Pemulihan Sistem Kelistrikan Terus Dilakukan

Manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan kelistrikan tersebut.

Perusahaan memastikan seluruh tim saat ini fokus melakukan percepatan pemulihan agar layanan listrik dapat kembali normal secepat mungkin.

PLN juga meminta masyarakat untuk memahami kondisi darurat yang terjadi akibat kerusakan tower transmisi yang dipicu cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Utara.

PLN Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Selain menghadapi gangguan listrik, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

BMKG sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara yang dapat berdampak pada infrastruktur dan aktivitas masyarakat.

Kesimpulan

Pemadaman Bergilir Sumut terjadi akibat kerusakan 12 tower transmisi listrik yang terdampak cuaca ekstrem. PLN saat ini terus melakukan perbaikan dan pembangunan tower darurat guna mempercepat normalisasi sistem kelistrikan. Masyarakat diharapkan bersabar dan mengikuti informasi resmi terkait jadwal pemadaman selama proses pemulihan berlangsung

Contact Center PLN – PT PLN (Persero)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *